Home » Blog » Apa saja penyakit AUTOIMUNNE?? Wajib dibaca!!

Apa saja penyakit AUTOIMUNNE?? Wajib dibaca!!

Definisi Penyakit Autoimun,

adalah Sel darah Putih yang seharusnya sebagai pertahanan tubuh, menjadi liar, tidak mengenal mana kawan dan mana lawan. Yaitu sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel sehat dalam Tubuh. Padahal, sistem kekebalan tubuh seharusnya menjadi benteng pertahanan bagi tubuh dalam menghadapi penyakit. Penyakit kelainan kekebalan tubuh ini bisa berdampak kepada banyak sekali bagian tubuh seseorang. Sangat banyaknya, tercatat ada 80 jenis penyakit autoimun dengan sebagian gejala yang sama.

Hal ini membuat seseorang sulit diketahui apakah menderita gangguan ini atau tidak, dan pada jenis yang mana.Penyebab dari penyakit autoimun diduga karena Radikal Bebas, Racun2 di sekitar kita dari Udara, Keturunan Genetik, dll.

Penyakit Autoimun yang Paling Sering Ditemui.

Dari sekian banyaknya jenis penyakit autoimun, beberapa penyakit autoimun di bawah ini yang sering sekali ditemui.

  1. Rheumatoid Arthritis. (Rematik)

Rheumatoid arthritis alias radang sendi adalah penyakit autoimun yang sering ditemui. Sistem kekebalan tubuh memproduksi antibodi yang menyerang pelapis sendi.

Akibat dari serangan antibodi terjadi Peradangan, Pembengkakan, dan Nyeri pada Sendi. Jika tidak diobati, penyakit ini akan menyebabkan kerusakan permanen pada sendi.

Untuk mencegahnya memburuk, penderita rheumatid arthritis biasanya akan diberikan obat oral atau suntik yang berfungsi mengurangi agresivitas sistem kekebalan tubuh. Tapi obat hanya berfungsi meringankan gejala, tidak bisa mengembalikan sendi seperti semula lagi.

  1. LUPUS

Penyakit autoimun yang sering kita dengar lainnya adalah Systemic Lupus Erythematosus atau biasa kita sebut dengan Lupus saja, sering disebut Penyakit 1000 wajah, karena bisa berpindah2 menyerang berbagai organ. Penyakit ini menyebabkan seseorang mengembangkan antibodi yang justru menyerang hampir ke seluruh jaringan tubuh.

Beberapa bagian tubuh yang paling sering diserang adalah Sendi, Paru-paru, Ginjal, dan Jaringan saraf.

Untuk mengobati lupus, dokter biasanya memberikan obat steroid minum untuk menekan menurunkan fungsi imun, tapi tidak dapat menyembuhkan tuntas dan steroid mengakibatkan Efek Samping yg Fatal bahkan bisa menyebabkan Kematian. Lupus sangat berbahaya karena juga bisa menyerang Mata sehingga menimbulkan Buta Permanen.

  1. DIABETES

Penyakit ini biasanya akan terdiagnosis sejak usia kanak-kanak atau remaja.

Penyakit Diabetes tipe-1 disebabkan oleh serangan sistem kekebalan tubuh (autoimmune) pada sel-sel di pankreas yang memiliki tugas memproduksi insulin. Hal ini menyebabkan terganggunya produksi insulin sehingga tubuh tidak mampu mengontrol kadar gula darah.

Jika hal ini tidak dihentikan, maka berisiko timbul kerusakan pada tubuh, seperti gagal ginjal, kebutaan, stroke, penyakit jantung, atau masalah terkait sirkulasi darah dalam tubuh. Untuk mengobatinya, pasien akan diberikan suntikan insulin.

Selain itu, mereka wajib untuk melakukan pemantauan kadar gula darah, konsumsi diet sehat, dan olahraga teratur.

baca juga artikel terkait tentang DIABETES.

  1. MULTIPLE SCLEROSIS (MS)

Pada saat sistem kekebalan tubuh seseorang menyerang sel-sel saraf sendiri, beberapa gejala yang mengerikan beresiko muncul sebagai akibatnya. Penyakit ini biasa disebut dengan Multiple Sclerosis alias MS. Beberapa gejala yang timbul akibat penyakit ini, antara lain Nyeri, Kebutaan, gangguan koordinasi tubuh, dan Kejang Otot.

Gejala lainnya yang mungkin timbul adalah Tremor, Mati rasa ekstrem, Kelumpuhan, Susah bicara, atau Susah berjalan.

Obat-obatan tertentu digunakan hanya untuk menekan sistem kekebalan tubuh, tapi tidak dapat menyembuhkan tuntas.

  1. GRAVES DISEASE

Ini adalah penyakit autoimun yang menyebabkan kelenjar tiroid menjadi terlalu aktif. Mereka yang menderita penyakit ini kemungkinan akan mengalami aneka gejala yang bisa mengganggu kegiatan sehari-harinya. Kesulitan tidur, mudah tersulut emosi, berat badan turun tanpa sebab, dan mata menonjol, adalah sebagian gejalanya.

Gejala lain yang mungkin timbul adalah terlalu peka pada hawa panas, otot lemah, tremor (tangan bergetar), dan periode menstruasi yang singkat.

Untuk menekan penyakit ini diberikan pil radioaktif iodium. Pil ini digunakan untuk membunuh sel-sel kelenjar tiroid yang terlalu aktif. Pasien dapat juga diberikan obat anti tiroid. Kadang penderita penyakit ini di operasi dgn pembedahan.

  1. PSORIASIS (Penyakit Kulit)

Psoriasis adalah kondisi terlalu aktifnya sistem kekebalan tubuh sehingga menyebabkan kulit mengalami kondisi kronis. Kondisi ini disebabkan oleh salah satu sel darah dalam sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif, yaitu Sel-T.

Berkumpulnya Sel-T di kulit menyebabkan rangsangan pada kulit untuk mereproduksi lebih cepat dari seharusnya. Kematangan Sel Kulit yg Normal sekitar 3 – 4 Minggu, akibat diserang Autoimmune maka Kematangan Sel Kulit menjadi Abnormal sekitar beberapa Hari saja. Menyebabkan kulit berwarna keperakan dan bersisik.

Untuk menekan hal tsb, menggunakan krim steroid, terapi cahaya, ataupun obat oral. Namun obat hanya meredakan gejala saja, tidak bisa menyembuhkan, sehingga penyakit terus berulang kambuh dan terus memburuk.

Beberapa Faktor Resiko Terkena Penyakit Autoimun. 

Sejauh ini penyebab penyakit autoimun masih belum diketahui. Meski demikian, ada beberapa faktor yang memicu seseorang berisiko menderita penyakit autoimun.

Beberapa hal di bawah ini bisa menjadikan seseorang berisiko terjangkit penyakit autoimun.

– Lingkungan

Faktor lingkungan merupakan hal penting kenapa seseorang bisa terkena penyakit autoimun. Faktor lingkungan antara lain adalah paparan bahan tertentu seperti merkuri.

– Perubahan hormon

Beberapa penyakit autoimun sering kali menyerang perempuan pasca melahirkan.

Hal ini menyebabkan hadirnya sebuah asumsi bahwa penyakit autoimun terkait dengan perubahan hormon, seperti saat hamil, melahirkan, atau menopause.

– Infeksi

Beberapa gangguan terkait penyakit autoimun sering kali dikaitkan dengan terjadinya infeksi. Hal ini wajar karena sebagian gejala diperburuk oleh infeksi tertentu.

– Genetik atau Keturunan

Risiko terbesar terkait penyakit autoimun yang diprediksi para ahli adalah faktor genetik. Meski demikian, faktor ini dianggap bukan satu-satunya yang bisa memicu reaksi kekebalan tubuh.

Meski penyakit autoimun masih belum diketahui penyebabnya, namun kita bisa mewaspadai diri sendiri dengan memerhatikan faktor resiko.

Baca juga :

SOLUSI TERBAIK adalah STEM CELL :

Pada saat Stem Cell mendeteksi adanya Sel Darah Putih yg Liar maka Stem Cell akan menuju Sumsum Tulang Belakang, memproduksi Sel Darah Putih yg baru dan baik, kemudian Sel Darah Putih yg baik tersebut akan menggantikan dan membuang Sel Darah Putih yg Liar melalui mekanisme pembuangan tubuh yaitu BAB (Buang Air Besar).

Dengan sudah terjadi pergantian Sel Darah Putih yg Gila dan Liar, diganti dengan Sel Darah Putih yg baru dan baik, maka penyakit Auto Immune akan berangsur2 membaik dan sembuh, begitu pula dgn Organ yg rusak akan digantikan dgn Sel yg Baru.

STEM CELL adalah SOLUSI TERBAIK dan HARAPAN TINGGI untuk KESEMBUHAN penyakit AUTO IMMUNE, termasuk penyakit LUPUS.

Statistik Kesembuhan menggunakan Stem Cell adalah diatas 85 persen, (sisanya 15 persen mengalami perbaikan), dengan terapi setidaknya selama 6 bulan.

klik untuk artikel STEMCELL THERAPHY!!

Oey Windy Sunara

-Sharing is Blessing-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

THALASEMIA vs Stemcell

Thalasemia vs Stemcell

Thalasemia adalah penyakit bawaan yang diturunkan dari salah satu orang tua kepada anaknya sejak masih ...