Home » Blog » Thalasemia vs Stemcell
THALASEMIA vs Stemcell

Thalasemia vs Stemcell

Thalasemia adalah penyakit bawaan yang diturunkan dari salah satu orang tua kepada anaknya sejak masih dalam kandungan. Penderita thalasemia akan mengalami ketidakseimbangan dalam produksi dan hemolisis (penghancuran) pada hemoglobin (Hb). Hemoglobin adalah komponen sel darah merah yang berfungsi sebagai pengangkut oksigen dan pemberi warna merah pada sel darah merah. Secara tidak langsung, adanya gangguan pada produksi hemoglobin akan memengaruhi umur sel darah merah (kurang dari 120 hari) sehingga proses pengangkutan oksigen berkurang dan berujung dengan anemia (kekurangan darah)

Pengobatan untuk penderita thalasemia ada 3 yaitu:

Tranfusi Darah, transfusi darah yang dilakukan secara berulang kali pada penderita thalasemia dapat mengakibatkan kondisi kelebihan zat besi (iron-overload). Kondisi ini menyebabkan hati dan limpa membengkak.

Cangkok sumsum tulang, Dimana sumsum tulang ini merupakan penghasil sel darah merah, sel darah putih dan trombosit. cangkok sumsum tulang perlu kecocokan sumsum tulang dari donor dengan penderita dan biaya yang cukup mahal.

Stemcell, bekerja langsung ke sumsum tulang yang menghasilkan sel darah merah dan putih, sumsum tulang merupakan “pabrik” penghasil sel darah, dan stemcell akan memperbaiki sumsum tulang sehingga dapat menghasilkan sel darah merah yg lebih baik.

Mana yang anda pilih dari ketiga metode tersebut?

Oey Windy Sunara

-Sharing is Blessing-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Apa saja penyakit AUTOIMUNNE?? Wajib dibaca!!

Definisi Penyakit Autoimun, adalah Sel darah Putih yang seharusnya sebagai pertahanan tubuh, menjadi liar, tidak ...